Ruang belajar yang lahir dari gagasan Abdul Rozak: membuat teknologi terasa dekat, sederhana, dan terbuka untuk siapa saja.
Penggagas Saung Programmer
Dari desa, membangun ruang agar lebih banyak orang berani memulai.
Saung adalah tempat para petani berkumpul setelah bekerja, melepas lelah, berteduh, berbincang, bertukar cerita, dan berbagi pengalaman.
Tempatnya sederhana. Tetapi dari tempat sederhana itu, banyak cerita, pengalaman, dan gagasan dapat tumbuh. Abdul Rozak membawa filosofi tersebut ke dunia teknologi melalui Saung Programmer.
“Orang datang bukan karena merasa paling pintar, tetapi karena ingin belajar. Yang sudah tahu berbagi kepada yang belum tahu.” Abdul Rozak, Founder Saung Programmer
Yang penting ada kemauan untuk belajar, orang yang mau berbagi, kesempatan untuk mencoba, dan lingkungan yang mendukung.
Kami ingin membangun siklus yang membuat pengetahuan terus bergerak dari satu orang ke orang berikutnya.
Founder
Ruang belajar
Tempat berbagi
Solusi nyata
Membangun ruang belajar teknologi yang terbuka dan dekat dengan masyarakat, sehingga siapa pun memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, dan berkembang.
Tidak harus langsung hebat. Yang penting terus belajar dan mau membawa orang lain ikut tumbuh.
Semua orang berhak belajar.
Teknologi tidak harus dibuat rumit.
Ilmu menjadi berarti ketika dibagikan.
Belajar berarti menghasilkan sesuatu.
Kita menciptakan lebih banyak bersama.
Terus bergerak, sedikit demi sedikit.
Potongan perjalanan, kebersamaan, dan karya yang tumbuh di Saung Programmer.
Kami tidak ingin teknologi terasa jauh dan sulit. Kami ingin siapa pun menemukan bahwa mereka juga mampu menciptakan sesuatu.
Bergabung di Saung Programmer